MEMAHAMI FRASA “HILANGNYA KASIH MULA-MULA” WAHYU 2:1-7 DALAM PELAYANAN GEREJA MASA KINI
DOI:
https://doi.org/10.62240/msj.v3i1.34Keywords:
Kasih mula-mula, Pelayanan, TuhanAbstract
Kasih Allah yang begitu besar akan dunia (Yoh. 3:16), menjadi dasar dalam setiap pelayanan kepada Allah. Jemaat di Efesus (Why. 2:17), merupakan jemaat Allah yang menunjukkan kasih yang besar kepada Allah dalam pelayanan awalnya, ketika mereka memiliki kasih mula-mula. Namun, sering berjalannya waktu Tuhan mencela pelayanan mereka, karena sebab mereka telah kehilangan kasih mula-mula dalam pelayanan mereka. Pelayanan kepada Tuhan bukan ditunjukkan banyaknya aktivitas seseorang yang berbau rohani. Pelayanan yang Allah rindukan kepada setiap kita adalah pelayanan yang lahir dari kasih mula-mula, kasih yang selalu merindukan hadirat Allah dalam kehidupan seseorang.




